Zumi Zola Oh Zumi Zola, Makin Populer Ajah!

Share:

Mendadak popularitas Zumi Zola kian menanjak. Nama lengkapnya Zumi Zola Zulkifli, Gubernur Jambi yang menjabat sejak 12 Februari 2016 untuk periode 2016–2021. Ia sebelumnya dikenal sebagai aktor yang membintangi beberapa film dan sinetron di Indonesia.

Zumi Zola merupakan anak pertama dari Zulkifli Nurdin. Zumi Zola mewarisi darah politik ayahnya, Zulkifli Nurdin yang merupakan Gubernur Jambi periode 1999-2004 dan 2005-2010. Zumi menjadi bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk periode 2011-2016, berpasangan dengan Ambo Tang sebagai wakil bupati.

Pada Pilkada Serentak 2015, Zumi Zola berpasangan dengan Fachrori Umar, terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Jambi untuk periode 2016-2021. Pencalonannya didukung oleh PAN, Partai Nasdem, Partai Golkar, Partai Hanura, PKB, PBB, dan PPP. Pada tanggal 12 Februari 2016, Zumi Zola resmi dilantik oleh Presiden Jokowi bersama 6 pasang Gubernur terpilih lainnya di Kompleks Istana.

Dalam karir organisasi, Zumi Zola menjadi Ketua DPW PAN Provinsi Jambi 2015-2020. Sebelumnya, Ia pernah menjadi Ketua DPD PAN Tanjung Jabung Timur 2010-2015 dan Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional 2010-2015.

Zumi Zola mendapat penghargaan Bintang Legiun Veteran, Lembaga Veteran  Republik Indonesia (LVRI), Manggala Karya Kencana” mengenai Keluarga Berencana (KB),  Laporan keuangan tahun 2012 dengan capaian standar tertinggi dalam akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintahan (2014).

Zumi juga meraih Penghargaan Satya Lencana Pembangunan Prestasi dalam pembangunan di bidang Pertanian, Lencana Darma Bakti dalam bidang Pramuka (2014), Penghargaan sebagai Bupati Peduli TK/TP Al-Quran Tingkat Nasional 2011 oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Quran (LPPTKA-BKPRMI) (2012) dan sebagainya.

Nah, pada Februari 2018, Zumi Zola ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap RAPBD. Zumi diduga menerima uang terkait proyek-proyek di Jambi. Jumlah uang yang diduga diterima Zumi sebesar Rp 6 miliar. Kata KPK, Baik secara bersama-sama maupun sendiri diduga menerima hadiah atau janji dan penerimaan lainnya dalam kurun waktu jabatan sebesar Rp 6 miliar. Sekian.

 

Share:

Tinggalkan Balasan