Tata Cara Lapor SPT Menggunakan eSPT PPH Badan Yang Perlu Diketahui

Sebagaimana yang banyak diketahui bahwasanya pelaporan akan SPT PPH dibutuhkan formulir 1771. Dimana formulir tersebut biasanya dibuat menggunakan aplikasi eSPT DJP melalui cara pengunduhan serta penginstalan terlebih dulu. Hingga dari sini bisa diketahui bahwa eSPT PPH Badan merupakan sebuah aplikasi yang dipakai untuk melakukan pembuatan SPT.

Setelah membuat SPT pada aplikasi tersebut, orang yang bersangkutan harus menyertakan lampiran formulir untuk melakukan pelaporan SPT. Seiring berjalannya waktu, pihak dari DJP menjalin hubungan dengan pihak PJAP maupun ASP. Contohnya adalah seperti KlikPajak guna meningkatkan pelayanan. Untuk persiapan melakukan pelaporan eSPT PPH yakni seperti berikut:

 1. Menyiapkan NPWP Badan dan Sertifikat Elektronik

Sebelum melakukan pelaporan SPT kepada pihak terkait, maka dibutuhkan persiapan terlebih dahulu. Dimana hal pertama yang perlu dipersiapkan di sini yaitu NPWP Badan itu sendiri. Untuk itu bagi yang belum memiliki bisa melakukan proses pembuatan lebih dulu. Setelah telah itubaru persiapkan juga sertifikat elektronik yang merupakan hasil terbitan dari pihak DJP.

Dimana sertifikat inilah yang berperan sebagai identitas wajib pajak dari PKP. Isinya lebih kurang mengenai identitas WP yang umumnya dipergunakan untuk berbagai pelayanan pajak dengan cara elektronik. Bentuk layanan elektronik perpajakan ini jenisnya cukup beragam, mulai dari efaktur sampai dengan efiling.

2. Mempersiapkan File CSV Formulir 1771

Perlu diketahui bahwasanya file CSV ini dapat diperoleh dari hasil melakukan pengajuan formulir 1771 kepada pihak DJP lewat eSPT PPH Badan yang telah dijalankan. Bagi yang masih bingung terkait bagaimana tata cara yang bisa dilakukan untuk file tersebut di eSPT. Maka tidak perlu risau, lantaran dalam aplikasi tersebut telah tersedia fitur lapor pajak badan.

3. Mempersiapkan Dokumen Yang Dibutuhkan

Secara umum sudah diketahui bahwasanya pelaporan akan SPT dalam bentuk tahunan memang terbilang lebih rumit jika dibandingkan dengan SPT pribadi. Pasalnya terdapat sejumlah dokumen yang perlu dipersiapkan untuk hal ini.

Diantaranya adalah seperti dokumen tentang keuangan yang meliputi laporan terkait laba rugi. Kemudian neraca, lalu juga daftar penyusutan dan lainnya. Sementara itu ada juga kebutuhan data pendukung yang bersifat opsional meliputi berikut:

  • Pertama ada arsip tentang SPT Tahunan Badan.
  • Kemudian ada juga arsip terkait bukti pemotongan PPH.
  • Lalu ada arsip mengenai bukti pemungutan PPH.
  • Selanjutnya akte pendirian maupun perubahan
  • Berikutnya ada pencocokan terkait pembelian beserta biaya usaha
  • Dilanjutkan dengan pencocokan untuk kebutuhan komponen neraca.
  • Kemudian juga lampiran SPT Badan yang dimiliki sebelumnya.

4. Melakukan Pendaftaran Akun

Tahapan berikutnya yaitu melakukan pendaftaran akun pada salah satu PJAP yang menjalin hubungan dengan pihak DJP yaitu Klikpajak. Untuk melakukan ini setidaknya dibutuhkan alamat email yang masih aktif, kemudian juga nomor HP yang juga masih aktif. Lalu juga diperlukan NPWP serta sertifikat elektronik. Untuk alurnya bisa disimak dalam uraian berikut:

  • Pertama masuk di situs Klikpajak tersebut.
  • Lalu lakukan pengisian data yang dibutuhkan seperti nama jelas, kemudian alamat email, dan sebagainya.
  • Nantinya bakal hadir pemberitahuan bahwasanya email telah berhasil terkonfirmasi.
  • Pilih menu dengan tulisan “Verifikasi Email Saya”.
  • Kemudian orang yang bersangkutan bakal diarahkan pada bagian login di akun Klikpajak.
  • Sesudah itu proses pelaporan baru bisa dijalankan.

5. Melakukan Registrasi Surat Elektronik Pada Bagian Klikpajak

Bagi orang yang sudah melakukan pendaftaran akun di Klikpajak. Maka proses pelaporan SPT melalui cara elektronik berikutnya yaitu dengan melakukan registrasi terkait surat elektroniknya. Adapun tahapan untuk melakukan registrasi e-fin yang bisa dilakukan adalah seperti berikut:

  • Melakukan login pada akun Klikpajak yang dimiliki dengan cara memasukkan alamat email beserta passwordnya.
  • Lanjutkan dengan menekan menu “Daftar Sertifikat Elektronik”.
  • Nantinya bakal muncul halaman dimana orang yang bersangkutan akan diminta untuk melakukan pengunggahan surat elektronik yang dimiliki dari DJP.
  • Lengkapi data yang diminta kemudian lanjutkan dengan mengklik menu “Daftarkan”.
  • Setelah ini orang yang bersangkutan akan diarahkan pada laman lapor pajak.

Demikian pembahasan mengenai beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk melakukan pelaporan eSPT PPH Badan yang perlu diketahui. Pasalnya sejumlah keuntungan bisa diperoleh dengan menggunakan cara pelaporan semacam ini. Diantaranya  seperti proses yang terbilang lebih gampang, kemudian bukti akan pelaporan yang dilakukan tersimpan dengan aman dan keuntungan lainnya.

Related Posts