Siapa Sih Tsamara Amany itu?

1491
0
Share:

Tsamara Amany kian tinggi popularitasnya. Tokoh milenial ini selalu hangat dibicarakan. Pasca debatnya di Twitter dengan politisi Fahri Hamzah heboh di jagat maya, ia didaulat menjadi tokoh politik milenial Indonesia. Semakin terkenal tentu makin banyak isu menerpa. Begitu pula Tsamara.

Nah, belum lama ini, Tsamara mendeklarasikan diri terjun ke politik bergabung dengan sebuah partai politik. Cita-cita Tsamara menjadi Gubernur DKI Jakarta. Ia lahir di Jakarta, 24 Juni 1996. Tsamara mendapatkan beasiswa sebagai ma­hasiswa berprestasi di kampusnya dalam bidang Ilmu Komunikasi, Uni­versitas Paramadina Ja­karta.

Tsamara dikenal publik lewat tulisan-tulis­annya di berbagai media dan portal online mengenai Presiden Jokowi, Gubernur DKI Jakarta Ba­suki Tjahaja Purnama, dan isu-isu politik yang hangat dibahas di Tanah Air. Pada tahun 2015, karena tulisan-tulisannya Tsamara diundang Presiden Jokowi ke Ista­na bersama beberapa penulis blog Kompa­siana.

Selain sering menulis, Tsamara juga aktif dalam sejumlah kegiatan aktivisme seperti menjadi saksi dalam uji materi persyaratan calon independen dalam Pilkada yang dii­nisiasi Gerakan Nasional Calon Independen (GNCI) di Mahkamah Konstitusi. Uji materi ini membuahkan hasil dengan dikurang­inya syarat persentase mininum pengum­pulan KTP oleh Mahkamah Konstitusi.

Ta­hun 2016 lalu, Tsamara bersama sejumlah organisasi juga menggugat revisi UU Pil­kada yang membatasi hak pemilih pemula dalam memberikan KTP untuk calon inde­penden serta proses verifikasi faktual KPU yang menyulitkan.

Tsamara sempat bekerja bersama Guber­nur DKI Jakarta periode Januari-April 2016.  Ia ditugaskan dalam tim untuk membantu Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), me­lakukan simplifikasi perizinan izin memulai usaha (starting business) dan berhasil me­ningkatkan rangking izin memulai usaha Jakarta dari 167 pada tahun 2015 menjadi 151 pada tahun 2016 dalam survai World Bank 2016.

Penulis buku Curhat Perempuan ini, bersama dua teman perempuannya, Gaby dan Nita, pernah mendirikan lembaga swadaya masyarakat bernama Perempuan Politik, untuk membangkitkan kesadaran perempuan terhadap politik dan mendo­rong keterlibatan perempuan dalam politik. Kini, Tsamara menjadi Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia. Selamat berjuang Tsamara!

Share:

Tinggalkan Balasan