Ketika Gandhi Dibunuh Seorang Fanatik

935
3
Share:

Ia dikenal dengan nama Mahatma Gandhi, yang artiny Great Soul. Ia bukanlah orang kaya, tak bertitel, tak pula tinggi derajat akademik. Tapi, sosok sederhana nan mulia ini, dapat bikin perubahan besar bagi negara dan bangsanya, India.

Kedalaman hati seorang Gandhi membawa kedamaian dalam hidupnya. Ia perlihatkan dalam sifat dan tindakannya yang sederhana. Selalu hidup mandiri. Tatkala Gandhi mengajukan suatu aksi protes atas ketidakadilan, tidak ditunjukkan dengan aksi kekerasan, tapi dengan aksi puasa.

Begitu besar jasanya dalam mewujudkan perdamaian India, bahkan inspirasi bagi perdamaian dunia. Gandhi pernah berkata:

“Peace will not come out of a clash of arms but out of justice lived and done by unarmed nations in the face of odds.”

Gandhi yakin perdamaian bisa diwujudkan tanpa kekerasan, cukup dengan menyebarkan kasih terhadap sesama. Beberapa catatan singkat ia lakukan untuk mewujudkan perdamaian, pada Tahun 1893, Gandhi pernah bekerja di Afrika Selatan yang pada saat itu dikuasai oleh Inggris.

Di sana, ia tidak mendapatkan haknya sebagai warga sipil, juga orang India lainnya. Selama di Afrika Selatan, ia memperjuangkan hak-hak orang India dengan aksi-aksi sosial berdasarkan prinsip tanpa kekerasan dan kebenaran yang disebut Satyagraha.

Kemuliaan hati Gandhi juga tercatat, pada tahun 1915, ia pulang ke India dan memimpin pergerakan nasionalis India. Ia tetap menggunakan Satyagraha sebagai senjatanya melawan penjajahan Inggris. Ia juga melakukan aksi tidak melakukan kerja sama dengan penjajah.

Berkat perjuangannya ia sering dimasukkan penjara. Namun hal itu ia anggap sesuatu yang terhormat. Ia masuk penjara untuk membela keadilan. Ia juga berpuasa untuk mempengaruhi orang lain agar tidak melakukan kekerasan.

Saat India meraih kemerdekaan tahun 1947, dan dibagi menjadi India dan Pakistan, Gandhi juga berperan dalam menganjurkan perdamaian antara warga Hindu dan Muslim. Gandhi berpuasa untuk menghentikan pertumpahan darah.

Hari berkabung pada tanggal 30 Januari 1948, tokoh perdamaian dunia itu dibunuh oleh seorang fanatik Hindu yang menolak program Gandhi dalam bertoleransi untuk semua agama dan kepercayaan. Karena jasa dan perjuangannya, ia mendapat penghargaan sebagai Father of Nation.

Tanggal 2 Oktober, hari lahirnya diperingati sebagai Gandhi Jayanti. Tanggal itu juga disepakati oleh PBB sebagai Hari Internasional Tanpa Kekerasan. Gandhi adalah tokoh besar yang berjiwa besar dapat membuktikan bahwa perdamaian bisa diwujudkan tanpa kekerasan. Menjawab kekerasan dengan kasih. Dan itu terbukti mampu membawa perdamaian.

Nama lengkapnya Mohandas Karamchand Gandhi, lahir di Porbanda, sosok pemimpin spiritual juga pemimpin politik paling berpengaruh di India, terutama dalam pergerakan kemerdekaan India tahun 1990-an.

Share:

3 comments

Tinggalkan Balasan