Egy Maulana Vikri Pemain Milenial Berbakat Dunia

1255
0
Share:

“Alhamdulillah saya bisa masuk, tapi saya belum apa-apa. Masih jauh perjalanannya. Ini akan menjadi motivasi buat saya dan bekerja keras lagi,” ujar Egy Maulana ketika ditanya pers saat namanya masuk dalam jajaran pemain muda bertalenta dunia.

Pemain timnas U-19 Indonesia Egy Maulana Vikri masuk jajaran pemain muda bertalenta yang diakui dunia oleh media ternama Inggris, The Guardian. Egy masuk dalam 60 pemain berbakat dari seluruh penjuru dunia.

Dalam laporan yang diberi judul ‘Next Generation 2017′, Egy disejajarkan dengan wonderkid terbaik seperti pemain muda Real Madrid yang kini dipinjamkan ke Flamengo, Vinicius Junior. Vinicius didaratkan dari tanah kelahirannya, Brasil, dengan banderol fantastis untuk ukuran pemain berusia 17 tahun, yakni 45 juta euro atau sekitar Rp713 miliar.

Egy dinilai spesial oleh media yang berpusat di London itu karena pemain 17 tahun baik di Toulon Tournament 2017 pada Juli lalu. Plus ia juga menjadi top scorer dalam Piala AFF U-18 pada September lalu dengan delapan gol. Egy mengungguli penyerang tuan rumah asal Myanmar, Win Naing Tun.

Mengakhiri Piala AFF U-18 2017 sebagai top scorer dengan koleksi delapan gol dan menjadi pemain paling dicintai di negara’, tulis jurnalis Guardian, John Duerden. Penampilannya Egy membuat dia dipanggil dengan nama ‘Egy Messi’. Dribelnya, lari, dan penguasaan bola benar-benar impresif. Pemilik nomor 10 itu mendapat penghargaan di Toulon Tournament. Namun kabarnya bapak Egy tak suka anaknya dipanggil Egy Messy.

Egy menjadi satu-satunya pemain dari Asia Tenggara yang masuk 60 pemain po-tensial dunia versi The Guardian. Ia bersanding dengan pemain muda berbakat lain-nya dari Asia, yakni Wang Jiahao (Tiongkok), Mohammad Sharifi (Iran), Mohammed Dawood (Irak), dan Rei Hirakawa (Jepang).

Egy Maulana Vikri lahir di Medan, Sumatera Utara, 7 Juli 2000. Ia memulai karier sebagai pesepakbola muda pada SSB Tasbi Medan. Ia menarik perhatian para pencari bakat ketika bermain untuk SSB Tasbi pada Kejuaraan Grassroots Indonesian U-12 tahun 2012 di mana ia menjadi pencetak gol terbanyak dan membawa timnya menjadi juara.

Ia membuat debut untuk Indonesia U-19 pada Turnamen Toulon 2017 tanggal 1 Juni 2017 melawan Brazil Sub-20. Penampilannya yang memukau pada turnamen itu menghasilkan perhargaan baginya sebagai Breakthrough Player of the 2017 Toulon Tournament. Dan kini ia akan terus membuktikan bahwa Egy memang bertalenta dunia. (Berbagai sumber)

 

Share:

Tinggalkan Balasan