Cari Kandidat Terbaik dengan Bantuan Teknologi AI dan Platform Hiring

Proses rekrutmen terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Kini, ada banyak platform hiring terbaik yang memasukkan kecerdasan buatan atau AI di dalamnya. Dengan begitu proses rekrutmen bisa menjadi lebih mudah dan efektif.

Teknologi AI untuk Hiring

Dahulu, pekerjaan recruiter mungkin akan sangat berat karena harus benar-benar teliti dalam melihat kandidat. Namun, kini teknologi sudah mengambil peran dan memudahkan pekerjaan para recruiter.

Bukan hanya itu, Anda juga bisa mendapat kesempatan untuk merekrut karyawan berpotensi bila menggunakan bantuan teknologi. Beberapa teknologi yang eksis di dunia rekrutmen di era modern ini adalah sebagai berikut.

1.     Gamification

Gamification merupakan konsep perekrutan yang memakai metode permainan untuk menginspirasi seseorang. Proses rekrutmen ini terbilang cukup seru dan tidak membosankan.

Bukan tanpa alasan, kebanyakan perusahaan menggunakan metode ini untuk menarik minat para kandidat agar lebih ekspresif ketika menjalani proses rekrutmen. Nantinya, kandidat akan bersaing dengan cara yang asik untuk bisa memenuhi kebutuhan perusahaan.

2.     Employer Background Check

Selanjutnya ada AI employer background check. Ketika hendak mempekerjakan karyawan baru, tentu saja perusahaan harus memeriksa latar belakang dari para kandidat. Proses ini dilakukan guna menyaring kandidat agar ditemukan yang paling cocok bagi perusahaan.

Umumnya, recruiter melakukan background check meliputi catatan kriminal, pendidikan, riwayat pekerjaan, dan lain sebagainya. Berdasarkan penelitian dari Hireright, 57% employers menyebut bahwa AI ini dapat meningkatkan kualitas perekrutan.

3.     Application Tracking System

Di era modern ini, sudah banyak recruiter menggunakan application tracking system. Penggunaan ATS terbilang sangat mudah dipelajari. Kehadiran ATS juga mampu mempercepat dan mengefisienkan proses rekrutmen agar lebih sistematis dan tetatur.

ATS sendiri bisa Anda gunakan mulai dari awal rekrutmen, yakni mengirim lowongan hingga tahap akhir. Selain itu, ATS juga bisa mengirimkan notifikasi kepada pelamar secara otomatis, sehingga recruiter tidak perlu mengontak karyawan satu per satu.

4.     Self Onboarding

Selanjutnya, ada AI self onboarding. Pada teknologi ini, kandidat yang hendak melamar harus mempersiapkan data diri dengan cara mengisi daftar unggah yang sudah di set up recruiter pada tahap sebelumnya.

Anda perlu melengkapi data digital dengan self service, mulai dari input data pribadi seperti informasi umum, rekening bank, hingga upload data pendukung seperti NPWP, KTP, dan kartu BPJS. Sistem AI ini tentu saja jauh lebih akurat karena yang bersangkutan mengisi data-datanya sendiri.

5.     Automated Video Interview

Terakhir, ada sistem AI automated video interview. Seperti namanya, proses rekrutmen digital ini dilakukan lewat video. Jadi, recruiter akan memberi pertanyaan. Kemudian, kandidat harus merekam jawaban dari serangkaian pertanyaan tersebut dalam bentuk video.

Dengan menggunakan interview semacam ini, Anda bisa melihat sisi lain dari kandidat. Bahkan, metode ini terbilang lebih efektif dibandingkan interview via telepon saja. Selain itu, hal ini juga bisa memastikan proses rekrutmen berlangsung secara adil, jujur, dan transparan karena semua kandidat mendapat pertanyaan yang sama.

Rekomendasi Platform Hiring Terpercaya

 Banyaknya platform hiring yang muncul tak menjamin kualitasnya sama bagusnya. Salah satu platform hiring yang bisa Anda gunakan adalah Shortlyst. Lewat platform ini, Anda bisa mengakses lebih dari 600 juta profil kandidat dari seluruh dunia.

Selain itu, platform ini juga bisa diintegrasikan ke banyak platform, mulai dari LinkedIn, email, Slack, dan WhatsApp. Dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI), tentu saja proses rekrutmen akan menjadi lebih efisien.

Selain itu, Shortlyst juga menawarkan berbagai fitur yang memudahkan proses rekrutmen, seperti simulasi bekerja dalam tim atau tag antara recruiter dan kandidat. Tak perlu khawatir, Anda bisa mendapatkan platform hiring ini dengan harga terjangkau, yakni mulai dari 23 USD atau 5% dari harga software LinkedIn

Related Posts