Aga Khan, Syiah Terkaya di Dunia

1440
0
Share:

Aga Khan, merupakan orang terkaya di dunia. Ia dikenal di semua benua. Sosok yang suka tersenyum, pemenang dalam pacuan kuda di Derby (Inggris) dan pemiliki kuda pacuan yang terbanyak di seluruh dunia.

Aga Khan, seorang raja India, tetapi raja yang tak mempunyai negara. Ia berkuasa dalam lingkungan suatu mazhab agama Islam, yaitu mazhab Ismailli, yang pengikutnya banyak terdapat di India dan di Pantai Timur Afrika.

Para pengikutnyanya menyebut ia tuan, walaupun dia dimuliakan sebagai seorang dewa.  Mereka menganggap Aga Khan reinkarnasi trimurti dan keturunan Nabi Muhammad yang ke-48.

Aga Khan pandai menguraikan soal-soal dalam bidang politik atau ekonomi. Ia cakap, licin, dan pandai. Tetapi saying ia memilih pihak penjajah, ia menjadi juru bicara pemerintah inggris. Aga Khan akan mungkin menjadi Gandhi dalam golongan Islam, jika ia memilih pihak kaum nasionalis.  Tetapi dalam gabungan bangsa-bangsa, konferensi meja bundar (KMB) dan konferensi lainnya, ia mewakili India bukan mewakili kaum nasionalis.

Jawaharlal Nehru dengan mengejek pernah mengatakan sesuatu tentang Aga Khan: “…Tepat sekali, jika Aga Khan mengetahui delegasi India di KMB, suatu konferensi yang membicarakan kepentingan imperalisme, feodalisme, keuangan, keagamaan dan perindustrian, sebab kepentingan itu semua sampai taraf tertentu ialah kepentingan Aga Khan pribadi…”

Aga Khan orang terkaya di dunia atau sekurangnya termasuk 4 orang terkaya di dunia. Tak boleh dilupakan, Aga Khan pernah memperoleh hadiah nobel untuk perdamaian. Ia salah seorang orang Asia yang telah memperoleh hadiah tersebut.

Berikut empat orang yang memegang gelar Aga Khan:

  1. Aga Khan I – Hasan Ali Shah Mehalatee (1800–1881), Imam Ismaili Nizari ke-46 (1817–1881)
  2. Aga Khan II – Ali Shah (sekitar 1830–1885), Imam Ismaili Nizari ke-47 (12 April 1881 – 1885)
  3. Aga Khan III – Sir Sultan Mohammed Shah (1877–1957), Imam Ismaili Nizari ke-48 (17 Agustus 1885 – 1957)
  4. Aga Khan IV – Pangeran Shah Karim Al Husseini (kelahiran 1936), Imam Ismaili Nizari ke-49 (11 Juli 1957 – sekarang)

Pangeran Shah Karim Al Hussaini, Aga Khan IV, lahir di Jenewa, Swiss, 13 Desember 1936 adalah Imam ke-49 dan saat ini Ismaili Nizari, sebuah denominasi Islam Syiah Isma’ilisme yang terdiri dari 25 juta penganut (sekitar 20% dari populasi Muslim Syiah.

Aga Khan adalah seorang pengusaha, pembiak dan pemilik kuda balap Inggris. Ia memegang jabatannya sebagai Imam, dengan gelar Aga Khan IV, sejak 11 Juli 1957, di mana, pada usia 20 tahun, ia menggantikan kakeknya, Sir Sultan Muhammad Shah Aga Khan III.

Aga Khan adalah keturunan langsung dari Nabi Muhammad melalui sepupu dan putra ipar Muhammad, Ali, yang dianggap sebagai Imam pertama dan Islam Syiah, dan istri Ali Fatima az-Zahra, putri Muhammad dari pernikahan pertamanya. (berbagai sumber)

Share:

Tinggalkan Balasan